PROFILE
Alhamdulillah, berkat rahmat dan taufiq dari Allah SWT, yang telah menganugerahkan karunia dan rahmat-Nya kepada Pondok-Pesantren Riyadlul Ulum Wadda’wah Condong, sehingga dapat terus berkembang seperti yang kita rasakan saat ini.
Ungkapan rasa syukur yang kami tuliskan ini , tidak akan memadai dengan kesyukuran yang lebih besar dari tulisan dan gambar. Namun perlu kiranya kami sajikan dalam Blog IKAPC (Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Condong) sebagai salah satu media komunikasi dan informasi untuk semua pihak khususnya para alumni, banyak hal yang perlu kita syukuri, meskipun banyak kekurangan yang masih perlu kiranya dido’akan dan kita usahakan. Kesyukuran tersebut mengingat peningkatan peran dan fungsi pondok secara menyeluruh dan berkembangnya kepercayaan masyarakat luas kepada pondok, sehingga jumlah santri-santriah tiap tahun selalu mengalami peningkatan. Demikian juga peran serta para alumni yang sangat besar disemua lini kehidupan masyarakat.
Untuk itu, kami mohon keikhlasan kepada para alumni, ikut serta mendo’akan demi kelancaran pelaksanaan seluruh program-program pondok, termasuk program-program di bidang pendidikan dan pengajaran sehingga dapat lebih meningkatkan peran dan fungsi pondok yang membawa manfaat bagi umat.
Untuk mengakomodasi alumni Pondok Pesantren Riyadlul ‘Ulum Wadda’wah Condong yang telah tersebar di berbagai daerah, beberapa alumni pada Jumat (25/9) membentuk wadah alumni yang diberi nama Ikatan Keluarga Pesantren Condong. Sebelumnya, IKPC bernama IKAT (Ikatan Alumni Terpadu) yang masih bersifat informal dan belum mendapatkan pengakuan dari pihak lembaga. Dihadiri oleh Wakil Pimpinan Pesantren Al-Ustadz K. Diding Darul Falah, para alumni yang sebagian besar berasal dari era pasca dibentuknya sistem keterpaduan pesantren dan sekolah, membentuk kepengurusan perdana sekaligus AD/ART organisasi. Selain itu, pimpinan IKPC masa bakti 2009-2010 telah dipilih yaitu Al-Ustadz Toto Haryanto dan Al-Ustadz U. Ayi Maulana. Adapun tujuan dibentuknya IKPC adalah untuk memberikan kontribusi positif bagi pesantren dan agen syiar pondok di masyarakat.
STRUKTUR KEPENGURUSAN IKATAN KELUARGA PESANTREN CONDONG (IKPC) PERIODE 2009-2010
Ketua : Toto Haryanto
Wakil Ketua : Ujang Ayi Maulana
Sekretaris I : Evi Siti Sofiah
Sekretaris II : Budi Gunawan
Bendahara I : Rosyidah Assa’adah
Bendahara II : YanYan Ahmad Yani
Divisi –Divisi Divisi Kesekretariatan :
Eris Heriyanto
Ari Syabana
Iim Rohimah
Papa Tsamrotil Fuadah
Divisi Giat Op :
Budi Rahman
Ati Rahmawati F
Euis Siti Rukoyah
Ara Zulkarnaen
Berlian Taufik H
M.Mufti Najmul Umam
Zenzen Zainuddin
Euis Faridatul Aliyah
Yanti Daryanti
Divisi Humas :
Asep Saeful Mi’raj
Ahmad Fauzan Muzzaky
Miftah Ridwan
Enjang Abdul Majid
Idris Pananih
Elim Halimah
Teti Hidayati
Yuliawati
Divisi Danus :
Mega M. Ghozali
Nu’man Abdul Bar
Yayan Mi’rojul Husni
Asep Ali Hasan
Zam-Zam
Maya Fitriyani
Nisa Dewi Suntigari
Novia K
Hanifah Aini
Divisi PSDMO :
Dudung Badruzzaman
Edi Kurniawan
Pupung Abdul Qudus
Jum’arifin
Usep Usman
M. Lutfi Abdillah
Adapun para alumni pondok pesantren diharapkan memiliki karakteristik berikut ini:
1. Memiliki kemampuan dalam membaca dan mengkaji kitab-kitab kuning klasik,
2. Memiliki kemampuan menggunakan bahasa Arab dan Inggris secara aktif baik lisan maupun
tulisan,
3. Memiliki keterampilan dalam bidang ICT [Information and Communication Technology],
4. Memahami perkembangan yang terjadi di dunia global dengan memahami beberapa disiplin
ilmu baik sosial maupun alam,
5. Hapal al-Quran minimal 2 juz,
6. Berakhlakul karimah,
7. Memilki kemampuan pedagogis dengan mentransfer ilmu-ilmu yang dimiliki kepada orang
lain.
Sistem keterpaduan yang digunakan di pesantren Condong memungkinkan setiap alumninya,
dalam bidang akademik, mampu untuk melanjutkan studinya di segala jenis pendidikan tinggi.
Mereka memungkinkan untuk menempuh studi di universitas Islam, universitas Negeri,
Universitas di luar negeri, universitas swasta, ataupun melanjutkan studi di pesantren-
pesantren yang lainnya.
Mengenai susah atau tidaknya presentase masuk ke perguruan tinggi favorit sangat tergantung
dengan usaha dan do’a yang dilakukan oleh santri untuk menggapai cita-citanya. Terbukti,
selama ini banyak alumni yang mampu menembus perguruan tinggi favorit dengan mudah.
Secara umum, sebaran alumni Condong pasca-studi di almamater mereka terbagi menjadi 3
kelompok:
1. Melanjutkan studi di perguruan tinggi,
2. Melanjutkan studi di pesantren,
3. Mengabdi di lembaga-lembaga pendidikan,
4. Mengabdi di masyarakat,
5. Berwirausaha Ada banyak santri yang melanjutkan studi di PT seperti:
1. Mega M. Ghazali Sastra Arab-Universitas Padjadjaran
2. Asep Ali Hasan UIN Syarif Hidayatullah
3. Defa Fahrina Poltekkes Tasikmalaya
4. Dudung Badruzzaman PGSD-Universitas Pendidikan Indonesia
5. Asep S. Mi’raj Kesos-Universitas Padjadjaran
6. M. Luthfi Abdillah Hukum-UIN Sunan Gunung Djati
7. M. Ibrahim Hukum-UIN Sunan Gunung Djati
8. Ela Lailatul Manajemen-UIN Sunan Gunung Djati
9. Yayan M. Husni Fisika-Univ. Pendidikan Indonesia
10. M. Wahab Geografi-Univ. Pendidikan Indonesia
11. Saiful Hidayat FIB-Universitas Gadjah Mada
12. Muhammad Iqbal Kedokteran-Universitas Padjadjaran
13. Sandi M. Ibrahim Peternakan-Universitas Padjadjaran
14. Nurul Fitri Istiqomah Pend. Akutansi-UPI Bandung
dlsb. Yang tersebar di PT Negeri maupun swasta.